Sebelumnya, Nurhayanti dan jajaran SKPD nya pada Senin 3/10 mengakui bahwa pihaknya membutuhkan seorang wakil bupati untuk membantu kinerjanya.
“Kalau dilihat dari gestur Bupati, Bupati sangat sekali menginginkan pendamping, tapi beliau tidak memiliki kewenangan untuk melakukan itu, karena terbentur dengan aturan dan UU. Melihat dinamika politik yang terjadi hari ini, AMPB menilai bahwa saat ini Koalisi Kerahmatan sedang bermain-main, dan sedang melakukan sandiwara politik,” tegas aktivis Aliansi Masyarakat Penyelamat Bogor (AMPB), Ali Taufan, kepada KM melalui pesan singkat, Jumat 7/10.
“Kami dari AMPB akan tetap turun ke jalan dan meminta para petinggi partai yang tergabung dalam Koalisi Kerahmatan untuk segera menyerahkan 2 calon nama ke Bupati,” sambung Ali.
“Di lain pihak, AMPB pun sedang melakukan kajian-kajian hukum untuk melakukan gugatan Class Action kepada panitia pemilihan, dan dalam waktu dekat ini AMPB akan segera mengirimkan surat kepada para pimpinan partai politik, khusus nya pimpinan-pimpinan partai yang tergabung dalam koalisi Kerahmatan baik tingkat Propinsi maupun Pusat untuk segera memberikan rekomendasi Calon Wakil Bupati,” ujarnya. (Dian Pribadi)
sumber










0 تعليقات